Skip to main content

Catatan Bulan Juni

HIDUP HANYA SOAL PERSEPSI

Dalam hidup ini, kita dihadapkan dengan berbagai perasaan yang di ciptakan oleh hati. Baik yang begitu terasa menyakitkan, atau yang begitu terasa sangat membahagiakan.
Tapi, kadang manusia itu aneh. Beberapa orang yang hidup di bumi ini maunya hidup dalam kesenangan saja, mereka hanya ingin merasakan kebahagiaan. Mereka tidak mau merasakan kecewa, tak pernah benar-benar siap untuk terluka.

Padahal, kita manusia, selalu hidup dalam dua sisi berbeda. Namun tetap menyatu dalam satu lingkup sama yang sering kita sebut dengan nama kehidupan.
Dan semua sisi itu berlawanan arah. Seperti baik dan buruk, datang dan pergi, senyum dan tangis, serta bahagia dan kecewa.

Perasaan itu sebenarnya hanya persepsi. Bagaimana? Setuju? Aku setuju.

Contoh saja. Kau suruh 2 orang temanmu berdiri di sebuah lapangan. Lantas kau lempar dengan bola. Saat kau tanya apa yang mereka rasakan? Tentu jawaban mereka pasti belum tentu sama kan?

Kenapa? Karena kau bertanya dari sisi yang berbeda.

Nah, begitupun kecewa. Tak semua membuahkan luka dan ratapan berkepanjangan. Asal kita mampu memandangnya dari sisi yang tidak menyakitkan, pasti kita bisa mengambil pelajarannya dan ikhlas menerima luka itu. Masa lalu adalah guru kehidupan terbaik. Jangan pernah kau menganggapnya remeh.
.
.
Rahmad Arisandi || 06/06/2018

Comments

Popular posts from this blog

Asal usul negeri jambi

Kali ini saya akan share tentang awal mula terbentuknya nama jambi. Baiklah langsung di simak ceritanya..     di suatu kerajaan yang terletak di Pulau Sumatera ada seorang gadis cantik bernama Putri Pinang Masak. Putri itu sangat terkenal bukan hanya karena kecantikan, namun juga karena sifatnya yang lemah-lembut dan baik hati.Putri Pinang memiliki kecantikan yang sangat luar biasa. Kulitnya putih kemerah-merahan seperti namanya, yaitu bagai kulit pinang yang masak. Siapa pun yang melihat kecantikan sang putrid pasti akan terpesona.Semua penduduk negeri itu menyukai Putri Pinang. Para wanita, terutama yang seumur dengannya ingin bersahabat dengannya. Sebaliknya, para pemuda dan pangeran ingin mempersuntingnya.Pada suatu hari datanglah lamaran seorang raja yang kaya raya dan amat luas kekuasaannya. Dia memiliki tambang emas dan perak. Tentu jika lamarannya ditolak, pasti sang raja akan marah dan murka, bahkan mungkin akan timbul pertumpahan darah. Namun, dengan demik...

Daily Journal || Angin, Air, Bumi, Api

Sampai disini. Ada banyak sekali suka dan duka yang telah ku lewati. Sudah banyak sekali rasa yang melanda hati. yang pergi, yang sekadar hadir untuk sementara menemani. Kadang bingung, kadang kecewa, kadang kehilangan arah. Ragu, adalah hal yang paling sering aku rasakan. Luka. Sesekali luka datang untuk membuat perasaan lebam lebih dalam. Hidup di jalan yang penuh rintangan seperti ini memang sangat berbahaya. Tidak ada cara instan untuk menuju kepada ketujuan sebenarnya. Aku haru melewati berbagai pristiwa, juga berbagai rasa. Jalanpun tak selalu semulus. Kadang bahkan harus melewati berbagai jalanan yang memiliki tingkat bahaya level “A”. Ini hidup. Di miliki oleh orang-orang yang mempunya tujuan dan rencana. Silahkan mundur jika tidak kuat. Tapi, jangan pernah menyesal jika kelak kau tak akan menjadi apa-apa. jangan pernah menyesal kalau hidupmu tidak ada kesan-kesannya. Datar, tidak berbobot, dan layu. Orang-orang yang tidak kuat untuk menggapai impian. Orang-orang yang bet...

Daily Journall || Tumbuh Dari Rasa Sakit

Sudah sebatas mana kesabaran membawamu? Sebatas mana luka mempu menembus rasa sabarmu. Dangkal kah? dalam kah? Aku harap hanya goresan saja. Kalau bisa, kamu tetap harus merasa sabar, meski peristiwa itu sebenarnya begitu memiukan. Sakit hati boleh saja, namun jangan sampai berlarut-larut. Jangan sampai peristiwa memilukan itu membuat dirimu terluka dalam. Jangan sampai merajam dan merusak sel-sel kebaikanmu. Aku harap aura positif tetap dalam pikiranmu. Jangan pernah salahkan siapa-siapa prihal luka. Segala apa yang telah di putuskan sebelumnya, pastilah memiliki dampak. Baik buruk maupun baik, pasti aka nada. Jadi, jika dulu apa yang kamu anggap baik, apa yang kamu anggap terbaik. Lalu kini membuatmu sakit, maka salah satu cara agar kamu dapat terhindar dari rasa sakit hati yang dalam, cobalah untuk mengikhlaskan. Cobalah untuk berusaha tegar dan sabar. Rasa sabar akan menguatkanmu lebih dari apapun. Doa, dan panjatan rasa syukur padaNya akan membuatmu lebih lega. Rasa saki...