Skip to main content

Mula-mula?

Mula-mula kamu ingin hidup. Lalu, tiba-tiba kamu ingin bisa berjalan, berlari dan tumbuh lebih tinggi. Ketika beranjak ke usia anak-anak, tiba-tiba kamu ingin jadi ultramen atau tokoh-tokoh di kartun yang kamu tonton. Katamu, kayaknya jadi doraemon yang bisa pergi kemanapun lewat pintu kemana saja itu menyenangkan yaa. Lalu kemudian setelah dewasa kamu sadar, ga ada yang instan di dunia ini. Semua hal dilalui dengan usaha dan kerja keras. 


Mula-mula kamu ingin hidup. Lalu, tiba-tiba kamu ingin dicintai dengan sangat besar oleh seseorang dan serasa hidup hanyalah tentang kamu dan dia. Remaja menjadi masa-masa paling indah untuk jatuh cinta. Tapi kemudian banyak hal semakin mengganggumu, merisaukan hidupmu yang nyaman. Menjadi dewasa ternyata memang ga mudah. Lalu kemudian lagi perspektifmu tentang cinta mulai berubah. Patah hati menjadi hari-hari paling buruk di tahun-tahun itu. Bagaimana cinta dapat berubah secepat itu? Katamu pada entah apa. Bahwa kamu tau tidak semua yang kita upayakan bisa tercapai dengan baik. Bahwa kamu menyadari tidak ada yang pasti di antara gegapgempitanya hidup.


Mula-mula kamu ingin hidup, lalu kamu ingin mati dan tenggelam saja di antah berantah. Tertanggal menjadi tanah di tengah rimba yang gelap.


Untuk itu, hiduplah dengan berani. Walau sendiri dan banyak hal menyebalkan. Teruslah hidup dengan dirimu. Usah khawatirkan hari esok. Tetaplah berjalan meski terasa gelap dan pengap. Percayalah akan ada yang selalu menangkapmu.

Comments

Popular posts from this blog

Daily Journal || Bagian Dari Dalam Diri

Sebuah hobi datang berawal dari ketertarikan kita pada sebuah hal. Lalu mencobanya, ada kenyamanan dan kepuasaan hati tersendiri ketika kita melakukan hal itu. kataku hobi itu adalah bagian lain dari diri seseorang yang datang agak terlambat. Seperti layaknya tangan yang berfungsi untuk menggenggam sesuatu. Hobi berfungsi sebagai penetralisir rasa lelah dan jenuh akan rutinitas yang kita jalankan. Ada banyak sekali kategori hobi. Musik misalnya. Musik adalah hal yang hampir semua orang menyukainya. Mendengarkan musik merupakan hobi yang menyenangkan, bagiku sih. Entah iya entah tidak. Namun, ada beberapa orang yang tidak suka mendengarkan musik. Setiap orang berhak akan hobinya. Tapi hobi juga punya batasan. Hobi tidak harus setiap waktu di lakukan, seakan kamu tidak punya kegiatan lain untuk menjalani hidupmu. Memang sih menjalani hobi itu menyenangkan. Tapi, setidaknya buatlah jadwalmu, atur waktumu. Seimbangkan antara membagi waktu untuk hobimu dengan waktumu untuk keluarga, t...

Daily Journal || Yogyakarta

Desingan kereta mulai mengecil, tatkala kupandangi gerimis dari jendala kereta yang mulai memeluk kota. Kota ini. Saat langkahku tepat di depan stasiun, secara sekilas mungkin ini tampak seperti kota-kota pada umumnnya. Namun, setelah melangkah lebih jauh ke jalan malioboro, ku pandangi lamat-lamat kembali kota ini. Beberapa remaja dan mahasiswa yang sedang berpacaran. Walau hanya duduk dan memandangi kota, di temani secangkir kopi dan secarik senja. Aku rasa itu sudah sangat membuat mereka bahagia. Beberapa keluarga kecil, dengan buah hati mereka yang sedang imut-imutnya. Ada yang sedang belajar berjalan, ada yang sudah mulai lincah berlari kesana kemari. Ada yang baru bisa menunjuk-nunjuk dan bilang “Mamah,, paappah”. Duhh, indahnya. Ada juga sepasang orangtua yang sudah berada di usia senja. Namun masih betah berkunjung dan menikmati langit sore dan bisingnya taman yang ceria.  Ramai tapi tidak terasa sesak. Begitulah kesan pertama saat aku untuk pertama kali menyusu...

Daily Journal || Trip To Bromo

Last month, my friends and I went to bromo. Trip to bromo mountain was the first time to me. Our trip began from pare with bagong bus. Our trip took 3 hours. We arrived to landung sari terminal at eleven o’clock in the morning. Than, we went to Malang Town Square with public transportation. There, we waited Mr gun. Before we continued the trip to tumpang, we had eaten luch in foodstall around Malang Town Square. We continued the trip to tumpang with Go Car. We arrived to Tumpang at three o’clock afternoon. During at Tumpang, we stayed in Miss lia’s house. After arrived in Miss Lia’s house, we took a rest and took a bath. The Water is cold because here the highland. After we prepared for trip to bromo, At eight o’clock night we must slept because at midnight we would by picked up by Jeep to bromo. That night, my friends and I felt excited. Trip to bromo mountain it took time for 3 hours. We arrived to second climbing camp at a half past four. Temperature in here around 18-15° ...