Skip to main content

Mencoba Melepasmu pergi

Ku akui, proses ini akan memakan waktu. Tapi, aku berharap semoga kesibukan ini dapat sedikit membantu. Terutama mengenai mengingatmu. Hening sebentar saja, bayangmu kembali menyapa. Meski ku coba hempas, masih saja ia mampu menerabas. Fase tersulit dari patah hati adalah melepas. mengikhlaskan perasaan yang sudah terlanjur mendalam untuk di lupakan dan di tinggalkan.

Aku, dengan sakit yang masih meradang. Luka yang terlanjur terulang, sakit yang terlanjur melebam. Hati sebenarnya masih berkata bertahan, tapi logika sudah tak lagi sanggup bertahan. Berkali-kali aku kembali, berkali-kali itulah aku terus di lukai. Kepercayaan yang ku berikan, malah kau sia-siakan dengan setumpuk kedustaan. Aku capek, lelah, jenuh letih. Semua kini menjadi hambar, janji-janji kita, ah sudah, aku tak mau lagi memikirkannya.

Sekarang, aku ingin memfokuskan diri. Menjeburkan diri dengan segudang rutinitas baru. Semoga saja, ini evektif buat melupakanmu. Aku tak mau berlari, bukan karena tak mau sakit hati ini cepat pergi. Tapi, aku mau menikmati setiap detail waktu ini. Melepasmu dengan cara seperti ini. aku yakin, aku akan dapat selaras kenangan yang tak terlupakan. Perjalanan melupakanmu merupakan awal untukku menemukan ceceran cerita baru.

Oh iya, aku ingin mengucapkan selamat buatmu. Selamat atas keberhasilanmu mendapatkan hatinya. Bahagia saja bersamanya. Masa lalu tentang kita, mungkin itu tak terlalu penting buatmu, jadi lupakan saja.

Comments

Popular posts from this blog

Daily Journal || Bagian Dari Dalam Diri

Sebuah hobi datang berawal dari ketertarikan kita pada sebuah hal. Lalu mencobanya, ada kenyamanan dan kepuasaan hati tersendiri ketika kita melakukan hal itu. kataku hobi itu adalah bagian lain dari diri seseorang yang datang agak terlambat. Seperti layaknya tangan yang berfungsi untuk menggenggam sesuatu. Hobi berfungsi sebagai penetralisir rasa lelah dan jenuh akan rutinitas yang kita jalankan. Ada banyak sekali kategori hobi. Musik misalnya. Musik adalah hal yang hampir semua orang menyukainya. Mendengarkan musik merupakan hobi yang menyenangkan, bagiku sih. Entah iya entah tidak. Namun, ada beberapa orang yang tidak suka mendengarkan musik. Setiap orang berhak akan hobinya. Tapi hobi juga punya batasan. Hobi tidak harus setiap waktu di lakukan, seakan kamu tidak punya kegiatan lain untuk menjalani hidupmu. Memang sih menjalani hobi itu menyenangkan. Tapi, setidaknya buatlah jadwalmu, atur waktumu. Seimbangkan antara membagi waktu untuk hobimu dengan waktumu untuk keluarga, t...

Daily Journal || Yogyakarta

Desingan kereta mulai mengecil, tatkala kupandangi gerimis dari jendala kereta yang mulai memeluk kota. Kota ini. Saat langkahku tepat di depan stasiun, secara sekilas mungkin ini tampak seperti kota-kota pada umumnnya. Namun, setelah melangkah lebih jauh ke jalan malioboro, ku pandangi lamat-lamat kembali kota ini. Beberapa remaja dan mahasiswa yang sedang berpacaran. Walau hanya duduk dan memandangi kota, di temani secangkir kopi dan secarik senja. Aku rasa itu sudah sangat membuat mereka bahagia. Beberapa keluarga kecil, dengan buah hati mereka yang sedang imut-imutnya. Ada yang sedang belajar berjalan, ada yang sudah mulai lincah berlari kesana kemari. Ada yang baru bisa menunjuk-nunjuk dan bilang “Mamah,, paappah”. Duhh, indahnya. Ada juga sepasang orangtua yang sudah berada di usia senja. Namun masih betah berkunjung dan menikmati langit sore dan bisingnya taman yang ceria.  Ramai tapi tidak terasa sesak. Begitulah kesan pertama saat aku untuk pertama kali menyusu...

Daily Journal || Trip To Bromo

Last month, my friends and I went to bromo. Trip to bromo mountain was the first time to me. Our trip began from pare with bagong bus. Our trip took 3 hours. We arrived to landung sari terminal at eleven o’clock in the morning. Than, we went to Malang Town Square with public transportation. There, we waited Mr gun. Before we continued the trip to tumpang, we had eaten luch in foodstall around Malang Town Square. We continued the trip to tumpang with Go Car. We arrived to Tumpang at three o’clock afternoon. During at Tumpang, we stayed in Miss lia’s house. After arrived in Miss Lia’s house, we took a rest and took a bath. The Water is cold because here the highland. After we prepared for trip to bromo, At eight o’clock night we must slept because at midnight we would by picked up by Jeep to bromo. That night, my friends and I felt excited. Trip to bromo mountain it took time for 3 hours. We arrived to second climbing camp at a half past four. Temperature in here around 18-15° ...