Skip to main content

Sebuah Jurnal || Akhir dari sebuah awal

Semua orang yang tengah melakukan perjalanan, pasti pernah jenuh, pasti pernah letih. Yang berjuang sekuat tenaga, yang mengorbankan waktu dan segala usaha. Pasti akan merasa lelah pada waktunya. Tidak mungkin tidak. Karena kita hidup di atas keteraturan semesta, yang tidak bisa diatur oleh fikiran manusia. Ada saatnya, waktu membawamu pada dimensi 'ke tidak nyamananannya'. Ada saatnya, kamu berkata "ah sudah, aku capek".

Jangan katakan selamat tinggal. Mungkin terlalu naif dikatakan. Karena sesuatu yang pernah kita tinggali, tidak akan pernah benar-benar bisa kita tinggal pergi. Hidup juga butuh sebuah destinasi yang bernama 'kenangan', agar hidup tidak terlalu fokus memandang kedepan.

Improvisasi saja. Nikmati saja. Jalani saja. Melangkah saja. Perlahan saja. Menapaklah pelan-pelan. Genapkan apa yang masih ganjil. Saturasikan jika masih belum mampu seimbang.

Selama kurun waktu 60 hari. Atau sekitar 2 bulan kedepan. Aku akan menjauhi sejenak ingar-bingar dunia maya. Bersembunyi sejenak dalam sebuah ruang yang aku berinama "dimensi tentangku". Kelak, setelah semua terlewati. Aku yang sembunyi ini akan kembali seperti sedia kala. Namun, aku telah bermetamorfosa menjadi orang yang akan sedikit berbeda. Tulisan ini, akan menjadi akhir dari sebuah awal.
.
.
Sampai berjumpa di 2018.

Dari sahabatmu
-Rahmad Arisandi

Comments

Popular posts from this blog

Daily Journal || Bagian Dari Dalam Diri

Sebuah hobi datang berawal dari ketertarikan kita pada sebuah hal. Lalu mencobanya, ada kenyamanan dan kepuasaan hati tersendiri ketika kita melakukan hal itu. kataku hobi itu adalah bagian lain dari diri seseorang yang datang agak terlambat. Seperti layaknya tangan yang berfungsi untuk menggenggam sesuatu. Hobi berfungsi sebagai penetralisir rasa lelah dan jenuh akan rutinitas yang kita jalankan. Ada banyak sekali kategori hobi. Musik misalnya. Musik adalah hal yang hampir semua orang menyukainya. Mendengarkan musik merupakan hobi yang menyenangkan, bagiku sih. Entah iya entah tidak. Namun, ada beberapa orang yang tidak suka mendengarkan musik. Setiap orang berhak akan hobinya. Tapi hobi juga punya batasan. Hobi tidak harus setiap waktu di lakukan, seakan kamu tidak punya kegiatan lain untuk menjalani hidupmu. Memang sih menjalani hobi itu menyenangkan. Tapi, setidaknya buatlah jadwalmu, atur waktumu. Seimbangkan antara membagi waktu untuk hobimu dengan waktumu untuk keluarga, t...

Daily Journal || Tentang Aku

-Aku Namaku Rahmad Arisandi, tahun ini jika di beri umur panjang (Amin), 09 April mendatang aku berumur 19 tahun. Di usia segitu aku seharusnya sudah harus benar-banar bisa fokus dengan masa depanku. Kurangi bermain dan menyia-nyiakan kesempatan. Jujur aku memang tipe orang yang suka berangan tinggi, tapi kurang dalam hal menindak lanjuti. Aku selalu mengeluh dengan sedikit hambatan, padahal jika aku mau serius pasti aku akan segera mendapatkan. Aku kecewa dengan diriku sendiri, aku kecewa lantaran masih saja terpengaruh dengan hal-hal yang tidak pasti. Masih terpengaruh oleh ha-hal yang hanya akan membuat diriku jatuh dalam kesia-siaan. Aku beruntung sekali dipertemmukan oleh orang-orang yang mempunya semangan tinggi. Kadang aku suka iri sekali dengan mereka. Mereka yang sibuk saja, masih tetap bisa berkarya. Tapi aku, yang kesehariannya tidak sibuk-sibuk amat malah hanya banyak diam dan berkunjung kesana kemari di sosial media atau alias nyampah. Kenapa aku malas begini? Ak...

Daily Journal || Angin, Air, Bumi, Api

Sampai disini. Ada banyak sekali suka dan duka yang telah ku lewati. Sudah banyak sekali rasa yang melanda hati. yang pergi, yang sekadar hadir untuk sementara menemani. Kadang bingung, kadang kecewa, kadang kehilangan arah. Ragu, adalah hal yang paling sering aku rasakan. Luka. Sesekali luka datang untuk membuat perasaan lebam lebih dalam. Hidup di jalan yang penuh rintangan seperti ini memang sangat berbahaya. Tidak ada cara instan untuk menuju kepada ketujuan sebenarnya. Aku haru melewati berbagai pristiwa, juga berbagai rasa. Jalanpun tak selalu semulus. Kadang bahkan harus melewati berbagai jalanan yang memiliki tingkat bahaya level “A”. Ini hidup. Di miliki oleh orang-orang yang mempunya tujuan dan rencana. Silahkan mundur jika tidak kuat. Tapi, jangan pernah menyesal jika kelak kau tak akan menjadi apa-apa. jangan pernah menyesal kalau hidupmu tidak ada kesan-kesannya. Datar, tidak berbobot, dan layu. Orang-orang yang tidak kuat untuk menggapai impian. Orang-orang yang bet...