Skip to main content

Sebuah jurnal || Serangkaian pilihan

Hidup. Hidup tercipta dari sebuah keinginan. Hidup berjalan karena hembusan nafas sebuah tujuan. Seiringan dengan itu, beredar pula pusat dari semestanya kehidupan. Dan dia adalah takdir. Takdir adalah representasi dari kekuatan alam semesta. Kekuatan Tuhan pencipta dan pengatur alam raya.

Namun, diantara takdir-takdir yang sudah termaktub  dan terakumulasi dalam tinta kehidupan. Terselip sebuah kebebasan untuk menentukan arah dan pilihan yang hendak kamu tujukan. Namun, begitulah. Semua kembali lagi pada niat dan usaha yang kamu perjuangkan. Jika perjuanganmu layak untuk di  kategorikan sebagai 'perjuangan' yang patut di beri apresiasi. Semesta pasti berpihak kepadamu. Tuhan pasti memberimu sesuatu yang sepadan dengan yang telah kamu usahakan.

Usaha adalah  senjata terbaik. Doa adalah peluru Terkuat. Tidak menyerah adalah kekuatan tambahan. Dan menepis kegagalan adalah kesempurnaan dari pahit-manisnya perjuangan.

Setiap episode dalam kehidupan. Selalu tercecer serangkaian pilihan-pilihan yang menyulitkan. Namun semua tergantung darimu. Pilihan-pilihan itu sebenarnya mempunya tujuan yang sama.
Apa itu?
jawabannya terletak pada hatimu?
Mampukah kamu menjawabnya?
Pilih saja dulu salah satu. Kelak, jika kau telah berhasil mencapainya, barulah jawaban itu akan kau terima.

Semangat !

Comments

Popular posts from this blog

Daily Journal || Bagian Dari Dalam Diri

Sebuah hobi datang berawal dari ketertarikan kita pada sebuah hal. Lalu mencobanya, ada kenyamanan dan kepuasaan hati tersendiri ketika kita melakukan hal itu. kataku hobi itu adalah bagian lain dari diri seseorang yang datang agak terlambat. Seperti layaknya tangan yang berfungsi untuk menggenggam sesuatu. Hobi berfungsi sebagai penetralisir rasa lelah dan jenuh akan rutinitas yang kita jalankan. Ada banyak sekali kategori hobi. Musik misalnya. Musik adalah hal yang hampir semua orang menyukainya. Mendengarkan musik merupakan hobi yang menyenangkan, bagiku sih. Entah iya entah tidak. Namun, ada beberapa orang yang tidak suka mendengarkan musik. Setiap orang berhak akan hobinya. Tapi hobi juga punya batasan. Hobi tidak harus setiap waktu di lakukan, seakan kamu tidak punya kegiatan lain untuk menjalani hidupmu. Memang sih menjalani hobi itu menyenangkan. Tapi, setidaknya buatlah jadwalmu, atur waktumu. Seimbangkan antara membagi waktu untuk hobimu dengan waktumu untuk keluarga, t...

Daily Journal || Yogyakarta

Desingan kereta mulai mengecil, tatkala kupandangi gerimis dari jendala kereta yang mulai memeluk kota. Kota ini. Saat langkahku tepat di depan stasiun, secara sekilas mungkin ini tampak seperti kota-kota pada umumnnya. Namun, setelah melangkah lebih jauh ke jalan malioboro, ku pandangi lamat-lamat kembali kota ini. Beberapa remaja dan mahasiswa yang sedang berpacaran. Walau hanya duduk dan memandangi kota, di temani secangkir kopi dan secarik senja. Aku rasa itu sudah sangat membuat mereka bahagia. Beberapa keluarga kecil, dengan buah hati mereka yang sedang imut-imutnya. Ada yang sedang belajar berjalan, ada yang sudah mulai lincah berlari kesana kemari. Ada yang baru bisa menunjuk-nunjuk dan bilang “Mamah,, paappah”. Duhh, indahnya. Ada juga sepasang orangtua yang sudah berada di usia senja. Namun masih betah berkunjung dan menikmati langit sore dan bisingnya taman yang ceria.  Ramai tapi tidak terasa sesak. Begitulah kesan pertama saat aku untuk pertama kali menyusu...

Daily Journal || Trip To Bromo

Last month, my friends and I went to bromo. Trip to bromo mountain was the first time to me. Our trip began from pare with bagong bus. Our trip took 3 hours. We arrived to landung sari terminal at eleven o’clock in the morning. Than, we went to Malang Town Square with public transportation. There, we waited Mr gun. Before we continued the trip to tumpang, we had eaten luch in foodstall around Malang Town Square. We continued the trip to tumpang with Go Car. We arrived to Tumpang at three o’clock afternoon. During at Tumpang, we stayed in Miss lia’s house. After arrived in Miss Lia’s house, we took a rest and took a bath. The Water is cold because here the highland. After we prepared for trip to bromo, At eight o’clock night we must slept because at midnight we would by picked up by Jeep to bromo. That night, my friends and I felt excited. Trip to bromo mountain it took time for 3 hours. We arrived to second climbing camp at a half past four. Temperature in here around 18-15° ...