Skip to main content

Daily Journal || Jadilah Dirimu yang Orisinil

Masa bermain-main kini sudah berada pada level tinggi, jadi aku harus sudah siap dengan segala kesibukan-kesibukan yang akan terus menanti. Persis sekali, hidup ini seperti bermain game. Ketika kita tidak siap untuk menghadapi apa yang ada di depan, maka kegagalan yang akan kita dapatkan. Lagi-lagi Game Over yang harus kita rasakan jika kita masih terus berkutat pada rasa malas. Hidup memang tidak perlu terlalu serius, namun kita harus terus berjalan, hidup harus terus berlanjut. Supaya kita, setidaknya bisa menyeimbangkan diri dengan beberapa teman. Jadi mulai sekarang, fokus dan jalanilah apa yang menjadi prioritasmu. Jangan terus sibuk dengan gatgetmu, jangan terus sibuk bermain-main kesana-kemari tanpa tujuan. Lakukanlah kegiatan yang berguna, agar kelak kamu tidak merasa sia-sia hidup di dunia.

Jika kelak kamu menemui kegagalan dan harus memulai kembali dari level pertama, jangan putus asa. Memang tidak menyenangkan, namun dari situlah kita belajar, bahwa untuk menjadi seseorang yang bisa, kita harus melalui hal yang tidak biasa. Keraguan adalah penyebab utama kegagalan. Nah, jangan ragu untuk mencoba. Kalau kita tidak mencoba, kita tidak akan pernah tahu hasilnya seperti apa. Jangan sampai nanti kamu mati penasaran akibat sering memendam keinginan. Jadilah seseorang yang berani, jadilah pribadi yang tidak pernah takut mencoba, jadilah orang yang selalu berinovasi melalui kegagalan-kegagalan.

Kita, hidup di antara 7 milyar manusia yang tersebar di seluruh belahan dunia. Dengan 260 jutaan lainnya hidup di negera ini. Jadilah salah satu yang paling unggul, ya walaupun hanya tingkat domestik, tidak apa. Tunjukan pada dunia, bahwa dirimu pernah hidup di bumi yang penuh ingar-bingar ini. Melalui keunikan yang kamu miliki, jadilah seseorang yang bisa menjadi motivasi untuk seseorang yang lain. Tidak perlu banyak, cukup ada saja.


Menjadi diri sendiri yang apa adanya itu lebih baik dari pada unggul tapi bertopengkan kepalsuan. Jika di telisik lagi, banyak sekali orang-orang yang tidak percaya dengan dirinya sendiri. Ia lebih memilih menjadi orang lain dari pada diri sendiri. Ia lebih banyak meniru dari pada berusaha membuat. Sungguh kasihan orang-orang yang suka dengan hal-hal seperti itu. Hidupnya tidak ada keren-kerennya. Bagaimana tidak? Orang lain sudah bersusah payah menciptakan, sudah letih untuk berinofasi. Ia, seseorang itu, hanya mampu menyalin dan mencopy. Tanpa izin pula.

Jadilah diri sendiri, melangkahlah jangan malas !


-Cakrawala

Comments

Popular posts from this blog

Daily Journal || Bagian Dari Dalam Diri

Sebuah hobi datang berawal dari ketertarikan kita pada sebuah hal. Lalu mencobanya, ada kenyamanan dan kepuasaan hati tersendiri ketika kita melakukan hal itu. kataku hobi itu adalah bagian lain dari diri seseorang yang datang agak terlambat. Seperti layaknya tangan yang berfungsi untuk menggenggam sesuatu. Hobi berfungsi sebagai penetralisir rasa lelah dan jenuh akan rutinitas yang kita jalankan. Ada banyak sekali kategori hobi. Musik misalnya. Musik adalah hal yang hampir semua orang menyukainya. Mendengarkan musik merupakan hobi yang menyenangkan, bagiku sih. Entah iya entah tidak. Namun, ada beberapa orang yang tidak suka mendengarkan musik. Setiap orang berhak akan hobinya. Tapi hobi juga punya batasan. Hobi tidak harus setiap waktu di lakukan, seakan kamu tidak punya kegiatan lain untuk menjalani hidupmu. Memang sih menjalani hobi itu menyenangkan. Tapi, setidaknya buatlah jadwalmu, atur waktumu. Seimbangkan antara membagi waktu untuk hobimu dengan waktumu untuk keluarga, t...

Daily Journal || Yogyakarta

Desingan kereta mulai mengecil, tatkala kupandangi gerimis dari jendala kereta yang mulai memeluk kota. Kota ini. Saat langkahku tepat di depan stasiun, secara sekilas mungkin ini tampak seperti kota-kota pada umumnnya. Namun, setelah melangkah lebih jauh ke jalan malioboro, ku pandangi lamat-lamat kembali kota ini. Beberapa remaja dan mahasiswa yang sedang berpacaran. Walau hanya duduk dan memandangi kota, di temani secangkir kopi dan secarik senja. Aku rasa itu sudah sangat membuat mereka bahagia. Beberapa keluarga kecil, dengan buah hati mereka yang sedang imut-imutnya. Ada yang sedang belajar berjalan, ada yang sudah mulai lincah berlari kesana kemari. Ada yang baru bisa menunjuk-nunjuk dan bilang “Mamah,, paappah”. Duhh, indahnya. Ada juga sepasang orangtua yang sudah berada di usia senja. Namun masih betah berkunjung dan menikmati langit sore dan bisingnya taman yang ceria.  Ramai tapi tidak terasa sesak. Begitulah kesan pertama saat aku untuk pertama kali menyusu...

Daily Journal || Trip To Bromo

Last month, my friends and I went to bromo. Trip to bromo mountain was the first time to me. Our trip began from pare with bagong bus. Our trip took 3 hours. We arrived to landung sari terminal at eleven o’clock in the morning. Than, we went to Malang Town Square with public transportation. There, we waited Mr gun. Before we continued the trip to tumpang, we had eaten luch in foodstall around Malang Town Square. We continued the trip to tumpang with Go Car. We arrived to Tumpang at three o’clock afternoon. During at Tumpang, we stayed in Miss lia’s house. After arrived in Miss Lia’s house, we took a rest and took a bath. The Water is cold because here the highland. After we prepared for trip to bromo, At eight o’clock night we must slept because at midnight we would by picked up by Jeep to bromo. That night, my friends and I felt excited. Trip to bromo mountain it took time for 3 hours. We arrived to second climbing camp at a half past four. Temperature in here around 18-15° ...